wahyu wildan's note

Sebuah coretan kata-kata seorang mahasiswa

Senin, 04 April 2011

Periskop Kehidupan 0

Waktu selalu berputar, bak roda kereta tua yang selalu membawa ke tempat yang berbeda. Tak pernah berhenti. Selalu mengawal hari demi hari yang kita lalui.



Begitu membuka mata pagi ini, walau begitu berat, satu hal yang biasanya terlintas dalam benakku adalah: well, this will be the beginning of so many tiresome days. I will have quality control class this afternoon, maybe I will have to spend a lot of time for student meetings in the next day, and many more wearying things in the days after. Menjemukan memang, tapi ada satu hal yang membuatku berpikir berbeda hari ini. Tiba-tiba aku berpikir untuk mengoreksi semua pikiran yang mengatakan semua ini menjemukan.

Oke lah. Memang kita diciptakan oleh Tuhan dengan dua mata menghadap ke depan agar kita lebih banyak memandang masa depan. Namun jangan lupa bahwa Dia Yang Maha Kuasa juga menciptakan leher agar kepala dan mata kita bisa menoleh dan memandang ke belakang. Agar kita bisa selalu mengevaluasi apa yang telah terjadi kemarin dan di masa lalu.

Sabtu, 02 April 2011

membumikan keberlanjutan bagi teknik industri 0

Topik tentang sustainability yang diterjemahkan bisa ke “keberlanjutan” atau “kelestarian” telah semakin mengemuka di dunia seiring dengan kejadian cuaca buruk dan tidak terduga yang terlihat semakin sering melanda dunia, yang kita rasakan bersama. Terlepas dari kontroversi dan perdebatan tentnag pemanasan global dengan adanya pendapat bahwa peristiwa ini adalah peristiwa “natural” rutin tanpa ada campur tangan manusia, sebagai perekayasa industri, kita semua wajib memasukkan unsur keberlanjutan kedalam fokus perhatian kita.

Kita sadari atau tidak, kita telah menkonsumsi energi dan sumber daya yang semakin lama semakin besar dibandingkan pendahulu kita. Dulu orang membeli daging dengan dibungkus daun singkong (sehingga sampai ada joke kotornya he..he..), sekarang we go to nearest hypermart that use plastics. Plastics use more energy and more non-degradable waste. Jadi adalah tugas kita, untuk menjadi pendahlu dari anak cucu kita, mempertimbangkan gaya hidup dan pendekatan pemecahan masalah. Saya pribadi yakin Perekayasa Industri (Industrial Engineers), memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi pemimpin dalam usaha ini.
Tapi pertanyaan bagi kita semua adalah, apa yang bisa kita lakukan?

Jumat, 01 April 2011

dan tangan pun sekarang berbicara 1

Satu hal yang saya pelajari hari ini adalah jagalah jari-jari tanganmu seperti kamu menjaga lisanmu.

Ya, di era teknologi informasi yang semakin gencar berkembang ini, jari tangan dan lisan sudah hampir susah dibedakan kehebatannya. Saya sangat ingat dengan jelas, dulu, jaman telenovela Maria Mercedes dan Amigos masih jadi primadona di saluran televisi, guru agama SD saya sering menceritakan bahwa pada suatu masa kelak tangan dan kaki akan bisa berbicara. Saya pun dengan polosnya sempat bertanya, 'Kapan ya Pak tangan saya bisa ngomong?'. Jawab beliau dengan bijaknya, 'Suatu saat nanti, Nak. Saat Yaumul Hisab, saat sesudah bumi diratakan, gunung-gunung dijungkirbalikkan, dan kakek nenek kita dibangunkan dari kuburannya.

Akan tetapi, tenyata sekarang pun, Facebook, twitter, dan berbagai media komunikasi sosial di dunia maya lainnya, dengan sangat nyata benar-benar sudah mewujudkan salah satunya. Tangan berbicara! Sekarang! Dan saya rasa saat ini bukan Yaumul Hisab karena sepertinya kakek dan nenek saya belum dibangunkan dari tidur panjangnya.

sebuah coretan kata-kata 0

Ahh.. akhirnya saya kembali lagi berjuang untuk mengisi kumpulan coretan kata hati dan luapan pemikiran ini.. Setelah sekian lama disibukkan dengan kuliah-kuliah semester tujuh yang membuat tensi darah jadi meningkat, berhadapan dengan tebing-tebing terjal dunia kemahasiswaan yang benar-benar meletihkan pikiran, belum lagi dengan beberapa kegiatan di lab yang cukup membuat adrenalin terpompa dengan dahsyat ke sekujur tubuh ini. Tapi semua itu adalah rona-rona kehidupan yang akan mengisi perjalanan hidup saya.

Sebenarnya blog ini dilahirkan untuk dituliskan berbagai hal mengenai hiruk pikuk dunia Industrial Engineering, yang semula saya pikir sebatas ilmu dan teorinya, antara konsep dan aplikasinya dalam dunia nyata. Akan tetapi, dengan memahami lebih jauh dalam perspektif seorang saya yang memang bukan seorang Frederic W. Taylor ataupun Frank Gilberth,

Selasa, 12 Oktober 2010

Ergonomi pada Usaha Kecil dan Menengah 0


Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional, oleh karena selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan. Dalam krisis ekonomi yang terjadi di negara kita sejak beberapa waktu yang lalu, dimana banyak usaha berskala besar yang mengalami stagnasi bahkan berhenti aktifitasnya, sektor UKM terbukti lebih tangguh dalam menghadapi krisis tersebut.

Pengembangan terhadap sektor swasta merupakan suatu hal yang tidak diragukan lagi perlu untuk dilakukan. UKM memiliki peran penting dalam pengembangan usaha di Indonesia. UKM juga merupakan cikal bakal dari tumbuhnya usaha besar. Hampir semua usaha besar berawal dari UKM. UKM harus terus ditingkatkan (up grade) dan aktif agar dapat maju dan bersaing dengan perusahaan besar. Jika tidak, UKM di Indonesia yang merupakan jantung perekonomian Indonesia tidak akan bisa maju dan berkembang.

Rabu, 22 September 2010

Teknik Industri vs Globalisasi 0


Peluang pengembangan ilmu dan profesi keteknikindustrian masih sangat besar. Upaya pengembangan keilmuan dan profesi ini sangat bagus terutama untuk negara-negara padat karya seperti Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya. Berbeda dengan negara-negara maju yang telah merambah ke dunia otomasi industri, yang hampir keseluruhan kegiatan operasional produksi telah dilakukan oleh robot, negara-negara berkembang masih menggunakan sumber daya manusia sebagai potensi utama dalam dunia industri.

Hal ini lah yang memungkinkan keilmuan teknik industri dengan kemampuan teknis operasionalnya (engineering design/process) dan penguasaan mengenai faktor manusia (human factor), selain itu juga kemampuan dalam memformulasikan dan melahirkan konsep-konsep baru yang secara efektif dan efisien diharapkan dapat diterapkan dengan baik untuk dapat menghasilkan perbaikan-perbaikan dan peningkatan yang menyeluruh sehingga bisa memberikan terobosan dalam menyelesaikan permasalahan industri yang semakin kompleks dan penuh dengan ketidakpastian.

Selain itu, ke depan teknik industri juga akan dihadapkan dengan permasalahan yang timbul akibat tantangan globalisasi yang akhir-akhir ini telah menjadi pembahasan utama dalam dunia industri global. Globalisasi bisa diartikan dengan semakin kompleks (complexity)-nya permasalahan dan meningkatnya persaingan

Selasa, 21 September 2010

PROFESI TEKNIK INDUSTRI 0


Berbicara mengenai bagaimana profesi teknik industri sebenarnya tidak dapat terlepas dari bagaimana definisi teknik industri itu sendiri. Dari defini yang diberikan oleh IIE (Institute of Industrial Engineering) mengenai teknik industri, dapat dijelaskan bahwa profesi teknik industri bergerak dalam beberapa kegiatan, mulai dari merancang, meningkatkan, dan menginstalasi sebuah sistem yang terintegrasi.

MERANCANG
Merancang menunjukkan kemampuan untuk secara kreatif mengombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki ke dalam sebuah rancangan sistem. Di sini, sistem tidak hanya terkungkung pada pemahaman sistem manufaktur saja, tetapi dapat pula berupa sistem solusi integratif (integrated solution system), yaitu sistem yang multi-perspective, multi-disiplin, multi-approach, dan multi-dimensi.

MENINGKATKAN
Meningkatkan berkaitan dengan kemampuan manajerial/manajemen. Dalam manajemen harus ada peningkatan yang harus dilakukan dalam upaya untuk memecahkan masalah. Dalam proses ini mencakup kepekaan mengidentifikasi masalah, kemampuan analisis dengan berbasis data, berfikir sistem, dan sebagainya.